ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Saturday, September 3, 2011

Salam perpisahan

Langkah Kaki Pictures, Images and Photos

Saatnya berpisah, jikalau kelak masih diberi waktu, kita akan berkumpul bersama lagi. Hari ini dan esok merupakan detik-detik yang tak ingin berakhir. Hari ini dan esok akan banyak susasana perpisahan yang akan dialami dan dirasakan oleh beberapa orang. Berpisah untuk pulang lagi ke perantauan. Saat liburan, saat berkumpul bersama di kampung halaman tlah usai. Kini saatnya kembali ke rutinitas kerja. Kembali ke peradaban kota yang penuh sesak, penuh dengan kemacetan dan kerasnya hidup.

Entah sudah berapa orang yang menuliskan kata-kata perpisahan di facebook atau twitter. Menuliskan ungkapan perpisahan meninggalkan kota asal. Menuliskan salam perpisahan dengan keluarga besar. Sebuah harapan esok kan berkumpul kembali. Tak dapat dipungkuri rasanya masih ingin berkumpul lama bersama keluarga. Namun apalah daya, urusan mengapai cita, dan menghidupi keluargalah yang menuntut tuk berpisah.

Sebuah derai air mata perpisahan, melepaskan kembali cucu, anak, isteri atau suami kembali lagi merantau. Tangis ketika melepaskan mereka yang kita kasihi pergi tuk sementara waktu. Penantian kembali untuk dapat berkumpul lagi bersama. Rasanya baru kemarin berkumpul, kenapa sudah harus berpisah lagi.

Sebuah pelukan dan jabat tangan disertai tetes air mata ikut melepas mereka melangkah pergi. Melangkah pergi meninggalkan rumah, melangkah masuk ke dalam bus, kereta api maupun pesawat terbang. Waktunya tak dapat menahan tetes air mata yang jatuh, ketika lambaian tangan perpisahan sudah mulai terangkat. Sebuah kata yang sering diucapkan "jaga diri baik-baik, semoga selamat sampai tujuan."
Perpisahan tuk sementara waktu, semoga kelak kita kan bertemu dan berkumpul bersama-sama lagi.
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti