ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Thursday, September 8, 2011

Senja hari di selasar rumahMu

Photobucket

senja hari aku mencoba mampir di selasar rumahMu
ku duduk sendiri sambil melihat langit sore ditemani dengan angin yang mulai dingin
rumahMu kok terasa sepi?
apa mungkin hanya perasaanku sajakah?
atau jiwaku memang lagi sepi?
kulihat sepanjang selasar sepi
ku tengok ke dalam juga sepi

lho bukannya dengan suasana sepi kamu justru lebih jelas mendengar suaraNya?
selalu saja alasan demi alasan yang terdengar
suasana sepi salah, suasana ramai juga salah?
lalu mau mu apa?

senja hari ini memang rumahKu sepi
namun kini tak sepi lagi
ada kamu yang datang dan menemaniKu
janganlah hanya terdiam di selasar
masuklah ke dalam Aku rindu mendengarkan segala keluh kesahmu

akhirnya akupun pergi meninggalkan selasarMu
pergi bukan untuk masuk kedalam
namun justru melangkah pergi
ah...memang antara hati perkataan dan perbuatan
ini rasanya masih tak sejalan
lebih menang suara godaan yang hilir mudik di sekitarku
maafkan aku karena di senja itu aku telah mengecewakanMu
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti