ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Friday, November 4, 2011

Buka Hati

Love,Photography,Art,Hearts,Jars

Hati seringkali diibaratkan sebagai pintu. Pintu sebagai tempat keluar masuk. Pintu yang mempunyai daun pintu, bisa dalam keadaan terbuka ataupun tertutup rapat, atau keadaan tidak terbuka ataupun tertutup. Membuka hati, ya sebuah langkah yang terkadang cukup sulit dilakukan. Kita mempunyai kecenderungan menutup hati terhadap orang lain, apalagi yang pernah bermasalah dengan kita. Kita cenderung kuatir jika kita disakiti lagi, terluka, ditolak, direndahkan. Hati sudah bagaikan pintu yang tertutup rapat disertai palang pintu dan gembok. Untuk melangkah mendekati aja orang sudah sungkan dan takut.

Hati yang tertutup rapat, ibarat sebuah ruangan tanpa ada udara, panas, sesak dan tak menyehatkan. Hati menjadi mudah panas, karena tak ada udara yang masuk dan keluar. Memang disadari tak mudah untuk membuka hati bagi mereka yang pernah menyakiti hati kita. Namun jika tak dicoba sampai kapan hati ini akan selalu tersiksa. Mulailah melepaskan pengait pintu, gembok pintu hingga palang pintu. Hingga akhirnya hati benar-benar terbuka. Karena dengan hati yang terbuka kita dapat mengasihi dan meraih kebahagiaan dalam hidup.

Selama hati kita masih tertutup, maka kita akan sulit memahami apa maksud dan rencana Tuhan melalui pengalaman hidup kita. Biarkanlah sapaan Tuhan, hari demi hari selalu masuk dalam pintu hati kita yang selalu terbuka. Jangan karena kita belum bisa menerima kesalahan orang lain hati kita selalu tertutup rapat, dan akibatnya suaraNya yang lembut tak akan menggema dalam hati kita.
Photobucket

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti